kilasgaya.com | SURABAYA – Genevieve Chantal Elena Kiuk, yang akrab disapa Elena, merupakan remaja yang percaya bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana, kesadaran diri, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui advokasinya, L.E.N.A with Elena, ia ingin mengajak generasi muda untuk mengenali nilai diri, menemukan tujuan hidup, dan berani mengambil tindakan nyata bagi lingkungan sekitar.
Elena mengembangkan L.E.N.A sebagai sebuah pola pikir yang terdiri dari empat nilai utama: Live with Awareness, Evolve with Purpose, Nurture with Compassion, dan Act with Intention. Keempat nilai ini mengajak anak muda untuk hidup dengan kesadaran, terus bertumbuh dengan tujuan, memelihara kepedulian, serta bertindak secara sadar dan bertanggung jawab.
Baginya, menjadi pembawa perubahan tidak hanya tentang seberapa besar dampak yang dapat diberikan kepada orang lain, tetapi juga tentang kesediaan untuk terus bertumbuh dan memperbaiki diri. Elena percaya bahwa seseorang perlu memahami dan mengembangkan dirinya terlebih dahulu sebelum dapat memberikan pengaruh positif bagi lingkungannya.
Dari Kesadaran Diri Menuju Aksi Nyata
Komitmen Elena terhadap pemberdayaan generasi muda diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif. Ia pernah mendukung UMKM dengan menjual karya kerajinan berbahan rotan, sekaligus memperkenalkan produk tersebut kepada Bu Arumi Baschin sebagai bentuk dukungan terhadap karya lokal.
Dalam bidang pendidikan, Elena juga berkesempatan menjadi pembicara dalam kegiatan Duta Literasi Remaja Indonesia 2026. Ia membawakan materi mengenai public speaking dan personal branding melalui pola pikir L.E.N.A kepada puluhan peserta muda, mengajak mereka untuk membangun kepercayaan diri serta mengenali potensi yang dimiliki
Membagikan tumbler kaca bertuliskan kutipan inspiratif L.E.N.A kepada para pendonor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus mengajak masyarakat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Kepeduliannya turut diwujudkan melalui kegiatan berbagi dan pembelajaran bersama anak-anak di lingkungan belajar, termasuk kegiatan yang mendorong mereka untuk berani bermimpi dan merencanakan masa depan. Ia juga mendukung kebiasaan yang lebih ramah lingkungan dengan membagikan tumbler sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Bagi Elena, setiap kegiatan tersebut memiliki satu tujuan yang sama: menunjukkan bahwa kontribusi tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Hal terpenting adalah memiliki niat yang baik, memahami kebutuhan sekitar, dan mengambil langkah yang dapat memberikan manfaat.
Membawa Nilai L.E.N.A ke Panggung Nasional
Perjalanan Elena berlanjut melalui partisipasinya sebagai Puteri Remaja Indonesia Jawa Timur 2 tahun 2026. Baginya, ajang ini bukan semata-mata tentang penampilan atau pencapaian pribadi, melainkan kesempatan untuk memperluas jangkauan advokasinya dan menyampaikan pesan positif kepada lebih banyak generasi muda.
Dengan membawa semangat L.E.N.A, Elena ingin menunjukkan bahwa seorang remaja dapat menggunakan suara, kreativitas, dan kesempatan yang dimilikinya untuk menginspirasi perubahan. Ia berharap generasi muda Indonesia semakin berani mengenali potensi diri, menghargai perbedaan, dan mengambil peran dalam membangun masa depan bangsa.
Di tengah perjalanannya, Elena juga menekuni dunia musik, termasuk bernyanyi dan menulis lagu, serta menyalurkan kreativitas melalui seni pertunjukan. Baginya, setiap bentuk ekspresi memiliki potensi untuk menyampaikan pesan, membangun hubungan, dan menyentuh kehidupan orang lain.
Menjadi Cahaya, Dimulai dari Diri Sendiri
Melalui L.E.N.A with Elena, ia membawa sebuah pesan sederhana namun bermakna: “See your worth, know your purpose, be the light.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki nilai dan potensi yang layak dikembangkan. Ketika seseorang mulai memahami dirinya, menemukan tujuan yang bermakna, dan memperlakukan orang lain dengan penuh kepedulian, perubahan dapat tumbuh dari tindakan sehari-hari.
Bagi Elena, masa depan Indonesia tidak hanya dibangun melalui prestasi, tetapi juga melalui karakter, empati, dan keberanian generasi mudanya untuk bertindak. Ia ingin menjadi bagian dari generasi yang tidak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi juga bersedia memulainya dari diri sendiri.
L.E.N.A with Elena bukan sekadar sebuah advokasi, melainkan ajakan untuk menjalani hidup dengan kesadaran, bertumbuh dengan tujuan, peduli dengan ketulusan, dan bertindak dengan niat yang jelas. Sebab, menjadi cahaya bagi orang lain selalu dapat dimulai dari keberanian untuk menyalakan cahaya dalam diri sendiri. (ist)


