Monday, June 29, 2026
HomeKecantikanCallia Mutiara Arifani Perankan “Ibu Bumi”, Sampaikan Pesan Kepedulian Lingkungan Lewat Drama...

Callia Mutiara Arifani Perankan “Ibu Bumi”, Sampaikan Pesan Kepedulian Lingkungan Lewat Drama Musikal “Bumi Terluka, Kami Bertindak”

kilasgaya.com | SURABAYA – Pesan kepedulian terhadap lingkungan disampaikan melalui seni pertunjukan oleh Callia Mutiara Arifani, siswi kelas 5B SD Santa Maria Surabaya, dalam Drama Musikal Kolaboratif bertajuk “Bumi Terluka, Kami Bertindak” yang digelar di Aula Lantai 4 Kampus Santa Maria Surabaya, Sabtu (20/6/2026).

Dalam pertunjukan yang melibatkan sekitar 350 siswa kelas 1 hingga kelas 5 tersebut, Callia dipercaya membawakan karakter utama sebagai “Ibu Bumi”, sosok yang menggambarkan kondisi bumi yang mengalami luka akibat berbagai permasalahan lingkungan. Melalui karakter tersebut, Callia menjadi simbol suara bumi yang mengajak manusia untuk lebih peduli dan mengambil tindakan nyata dalam menjaga lingkungan.

Dengan penghayatan karakter, ekspresi, serta penampilan yang kuat, Callia berhasil membawa pesan bahwa bumi bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga bagian yang harus dijaga bersama. Perannya menggambarkan bagaimana bumi membutuhkan kepedulian manusia agar tetap lestari bagi generasi mendatang.

“Melalui karakter Ibu Bumi, saya belajar bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Setiap tindakan kecil yang kita lakukan bisa memberikan dampak besar untuk bumi,” ujar Callia.

Bagi Callia, kesempatan memerankan “Ibu Bumi” menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya mengembangkan kemampuan seni, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab dan kepedulian sosial. Proses latihan yang dilakukan selama kurang lebih dua bulan memberikan pembelajaran mengenai kerja sama, disiplin, kreativitas, komunikasi, serta keberanian tampil di hadapan banyak orang.

Selain aktif dalam kegiatan seni di sekolah, Callia Mutiara Arifani juga dikenal sebagai siswa yang memiliki semangat dalam mengembangkan potensi diri. Ia merupakan salah satu finalis yang berhasil masuk dalam 10 Besar Puteri Anak dan Remaja Jawa Timur 2026, sebuah ajang pengembangan karakter dan bakat generasi muda Jawa Timur.

Keikutsertaan Callia dalam ajang tersebut menjadi pengalaman yang mendukung kemampuan public speaking, kepercayaan diri, serta kemampuan tampil di panggung. Hal tersebut menjadi salah satu bekal ketika ia dipercaya membawakan karakter utama dalam drama musikal sekolah.

Callia juga aktif dalam bidang seni, salah satunya melalui Voca Gratia Splendore (VGS), kelompok paduan suara SD Santa Maria Surabaya yang menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan musikal.

Drama Musikal Kolaboratif “Bumi Terluka, Kami Bertindak” menghadirkan perpaduan drama, musik, tari, gerak, dan seni visual yang melibatkan kolaborasi seluruh siswa. Pertunjukan ini menjadi bagian dari pembelajaran karakter di SD Santa Maria Surabaya dengan mengusung nilai SERVIAM (Aku Mengabdi).

Melalui pertunjukan tersebut, siswa diajak memahami bahwa menjaga bumi tidak harus dimulai dari tindakan besar. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, menghemat energi, serta menjaga lingkungan sekitar merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap bumi.

Bagi Callia, menjadi “Ibu Bumi” bukan hanya sebuah peran dalam pertunjukan, tetapi juga kesempatan untuk menyampaikan pesan positif kepada banyak orang.

Melalui seni dan prestasi yang dimilikinya, Callia Mutiara Arifani menunjukkan bahwa generasi muda dapat menjadi bagian dari perubahan dengan cara berkarya, peduli, dan menginspirasi. (ist)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments